Sabtu, 03 Juli 2010

Syamsudin

apa kabar semua? saya syamsudin, mahasiswa s2 prodi manajemen pendidikan universitas mulawarman semester 1 tahun masuk 2010.Saya juga pengawas TK dan SD di Muara Badak kabupaten Kutai Kertanegara Saya suka TIK untuk menambah wawasan pengetahuan saya. Saya yakin dengan Ilmu yang kita peroleh semuanya pasti bermangaat di tempat kerja kita masing-masing. Saya menghimabau teman-teman untuk tetap semangat dan tetap berusaha. semoga kita semua bisa lulus bersama-sama. Ok, Salam semangat untuk semua.

Guru yang baik adalah Pembelajar, Komunikator dan Administrator.

Peran guru sebagai pelajar (leamer). Seorang guru dituntut untuk selalu menambah pengetahuan dan keterampilan agar supaya pengetahuan dan keterampilan yang dirnilikinya tidak ketinggalan jaman. Pengetahuan dan keterampilan yang dikuasai tidak hanya terbatas pada pengetahuan yang berkaitan dengan pengembangan tugas profesional, tetapi juga tugas kemasyarakatan maupun tugas kemanusiaan.Peranan guru sebagai komunikator pembangunan masyarakat. Seorang guru diharapkan dapat berperan aktif dalam pembangunan di segala bidang yang sedang dilakukan. Ia dapat mengembangkan kemampuannya pada bidang-bidang dikuasainya. Guru sebagai administrator. Seorang guru tidak hanya sebagai pendidik dan pengajar, tetapi juga sebagai administrator pada bidang pendidikan dan pengajaran. Oleh karena itu seorang guru dituntut bekerja secara administrasi teratur. Segala pelaksanaan dalam kaitannya proses belajar mengajar perlu diadministrasikan secara baik. Sebab administrasi yang dikerjakan seperti membuat rencana mengajar, mencatat hasil belajar dan sebagainya merupakan dokumen yang berharga bahwa ia telah melaksanakan tugasnya dengan baik.

Tiga Pilar Awal Pendidikan

Dalam Manajemen Pendidkan terdapat tiga Pilar yang harus dilaksanakan agar dapat mengoptimalkan hasil-hasil pendidikan itu sendiri. Pilar-pilar tersebut adalah
1. Manajemen Guru
Sampai saat ini, guru sebagai salah satu sumber daya terpenting pendidikan masih undermanaged atau bahkan mismanaged. Pimpinan pendidikan pada umumnya masih melihat guru sebagai faktor produksi saja. Padahal manajemen guru, adalah suatu hal yang sangat penting untuk keberhasilan suatu pendidikan.
2. Peningkatan Pengawasan
Dalam manajemen pendidikan, fungsi pengawasan sepertinya menempati posisi terlemah. Masih banyak aspek pendidikan yang berkaitan dengan pencapaian sasaran yang masih luput dari pengawasan.
3. Manajer Pendidikan
Keberhasilan manajemen pendidikan tidak bisa dilepaskan dari peran serta manajer/pengelola pendidikan. Selama ini banyak peran ganda yang dijalankan oleh komponen pendidikan, seperti guru menempati posisi sebagai kepala institusi pendidikan. Efisiensi biaya sering dijadikan alasan, meski urusan manajemen sangat berbeda dengan urusan belajar-mengajar.
Tentu selain tiga hal tersebut, masih banyak lagi yang harus di benahi. tetapi kita semua tentu sepakat tiga hal itulah yang kemudian harus mendapat prioritas.